Kamis, 22 November 2018

Inisiatif dari F5 Network untuk Asia Pasifik

Kemkominfo: TIK Jadi Aspek Penting Untuk Dorong Perekonomian
Foto: Ilustrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (energitoday.com)
Selain itu, program ini juga mendorong peralihan dari praktik manual yang berbasis tugas menjadi tingkat otomatisasi yang lebih baik, perbaikan yang berkesinambungan, dan pengembalian investasi bisnis.
Program ini telah diuji coba dengan ratusan pelanggan F5. Jadi, kursus ini telah terstruktur secara khusus untuk mengatasi permasalahan operasional silo dan mengurangi waktu layanan dari hitungan hari ke menit, sekaligus memastikan aplikasi memenuhi standar kepatuhan, kebijakan, dan kinerja.
Untuk mendukung program ini, dibentuk sebuah kombinasi antara pembelajaran video dan sesi praktik secara langsung. Nantinya, program pelatihan ini hadir di Asia Pasifik dengan pendekatan lokal yang disesuaikan dengan keunikan budaya dari masing-masing wilayah.
Inisiatif ini juga hadir seiring upaya pemerintah di Asia Pasifik yang sedang menerapkan kebijakan untuk mengurangi kesenjangan dalam beberapa bidang keterampilan tertentu.
Dalam beberapa bulan mendatang, F5 akan meluncurkan kurikulum yang diperluas. Kurikulum ini termasuk penerapan otomatis dengan fokus pada keamanan di peran DevSecOps, termasuk topik lain mencakup kerangka bahasa aplikasi dan perangkat bantu otomatisasi pihak ketiga.
"Ketika mayoritas perusahaan di Asia Pasifik berniat memperluas penawaran produk dan layanan digital mereka hingga tahun 2020, keahlian operasi jaringan menjadi semakin penting, terutama karena perusahaan mencari aplikasi-aplikasi yang lebih cepat, lebih cerdas dan lebih aman," tutur Judd.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar